Kata
kematian sudah pasti tidak ada yang ingin mengalaminya, kematian yang juga kita
pergi dari dunia yang kita tinggal saat ini sudah merupakan suratan yang telah
digariskan oleh Allah SWT yang bisa menghidupkan dan mematikan makhluk
ciptaan-Nya. Kematian yang didalamnya nyawa,ruh,jiwa bahkan tubuh kita tidak
berdaya dalam mengalaminya merupakan hal yang tidak pasti diinginkan. Kematian yang
akan selalu datang kepada kita dimana dan kapan saja kita berada.
Dalam
kematian kita tidak akan mengalami hal yang pernah kita rasakan saat kita hidup
dunia. Seperti halnya tsunami,banjir yang memakan korban jiwa, atau
kriminalitas yang mengakibatkan nyawa melayang merupakan suatu rencana yang
tidak direncanakan oleh kita. Darimana kita bisa menyiapkan keadaan kita jika
tiba-tiba kita dijemput oleh kematian saat itu juga. Kematian tidak memandang
status,usia, harta atau bahkan kekuasaan yang ada. Dalam kematian manusia bisa
saja terjadi dimana saja oleh karena itu apakah kita sudah menjadikan atau menyiapkan
diri kita dalam menghadapi kematian.
Kematian
yang mengerikan jika kita hadapi seperti mimpi buruk bagi kita yang
mengalaminya. Jika kita lihat saat kita didunia mungkin kita bisa melakukan
apapun yang kita sukai tetapi dalam kematian kita tidak akan bisa melakukan hal
tersebut. Manusia terkadang tidak ingin merasakan apa yang dinamai kematian,
tetapi kita sendiri tidak bisa terhindar dari hal tersebut. Tapi apakah dalam
kematian itu bisa memberikan makna bagi diri kita sendiri atau kematian tersebut
tidak bisa menghasilkan apapun bahkan membuat kerugian bagi diri kita sendiri.
Kematian
yang tidak bisa dihindarkan akan selalu datang kepada diri kita sendiri, oleh
karena itu bagaimana kita menghadapi kematian tersebut agar kita didunia ini
yang masih hidup bisa belajar dari kematian. Kita yang hidup didunia ini
terkadang menyia-yiakan hidup kita bahkan bisa membuat kita dijemput oleh
kematian. Kematian akan selalu datang dimana saja dan kapan saja tetapi kita
lah yang menentukan bagaimana kematian kita saat kematian itu menjemput kita.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar