Selasa, 13 Agustus 2013

Belajar dari kematian




                Kata kematian sudah pasti tidak ada yang ingin mengalaminya, kematian yang juga kita pergi dari dunia yang kita tinggal saat ini sudah merupakan suratan yang telah digariskan oleh Allah SWT yang bisa menghidupkan dan mematikan makhluk ciptaan-Nya. Kematian yang didalamnya nyawa,ruh,jiwa bahkan tubuh kita tidak berdaya dalam mengalaminya merupakan hal yang tidak pasti diinginkan. Kematian yang akan selalu datang kepada kita dimana dan kapan saja kita berada.

                Dalam kematian kita tidak akan mengalami hal yang pernah kita rasakan saat kita hidup dunia. Seperti halnya tsunami,banjir yang memakan korban jiwa, atau kriminalitas yang mengakibatkan nyawa melayang merupakan suatu rencana yang tidak direncanakan oleh kita. Darimana kita bisa menyiapkan keadaan kita jika tiba-tiba kita dijemput oleh kematian saat itu juga. Kematian tidak memandang status,usia, harta atau bahkan kekuasaan yang ada. Dalam kematian manusia bisa saja terjadi dimana saja oleh karena itu apakah kita sudah menjadikan atau menyiapkan diri kita dalam menghadapi kematian.

                Kematian yang mengerikan jika kita hadapi seperti mimpi buruk bagi kita yang mengalaminya. Jika kita lihat saat kita didunia mungkin kita bisa melakukan apapun yang kita sukai tetapi dalam kematian kita tidak akan bisa melakukan hal tersebut. Manusia terkadang tidak ingin merasakan apa yang dinamai kematian, tetapi kita sendiri tidak bisa terhindar dari hal tersebut. Tapi apakah dalam kematian itu bisa memberikan makna bagi diri kita sendiri atau kematian tersebut tidak bisa menghasilkan apapun bahkan membuat kerugian bagi diri kita sendiri.

                Kematian yang tidak bisa dihindarkan akan selalu datang kepada diri kita sendiri, oleh karena itu bagaimana kita menghadapi kematian tersebut agar kita didunia ini yang masih hidup bisa belajar dari kematian. Kita yang hidup didunia ini terkadang menyia-yiakan hidup kita bahkan bisa membuat kita dijemput oleh kematian. Kematian akan selalu datang dimana saja dan kapan saja tetapi kita lah yang menentukan bagaimana kematian kita saat kematian itu menjemput kita.

Tidak ada komentar: